Tampilkan postingan dengan label Berita Terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terbaru. Tampilkan semua postingan

Menjelajahi Kemegahan Borobudur bersama EnjoYogya: Panduan Perjalanan Nyaman dan Berkesan

 

Candi Borobudur
Candi Borobudur

Menjelajahi Kemegahan Borobudur: Panduan Perjalanan Nyaman dan Berkesan

Menikmati kemegahan Candi Borobudur kini menjadi pengalaman yang lebih nyaman dan eksklusif. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan dari Yogyakarta, berikut adalah panduan lengkap untuk memastikan kunjungan Anda berjalan lancar dan tak terlupakan.

Perjalanan Tanpa Repot dari Jogja

Liburan Anda dimulai dengan kenyamanan sejak dari pintu hotel. Tim EnjoYogya siap melakukan penjemputan langsung di seluruh Hotel area Yogyakarta dan sekitarnya, sehingga Anda tidak perlu pusing memikirkan transportasi atau rute menuju Magelang. Dengan layanan penjemputan ini, Anda bisa bersantai dan menikmati pemandangan sepanjang jalan sebelum sampai di area Candi Borobudur

Sistem Tiket Online dan Pilihan Kunjungan

Untuk menjaga kelestarian candi dan kenyamanan pengunjung, pembelian tiket kini dilakukan secara online. Terdapat dua jenis kategori tiket yang bisa Anda pilih sesuai dengan keinginan:

  1. Tiket Pelataran (Rp 50.000): Tiket ini memungkinkan Anda mengeksplorasi area halaman candi yang luas dan mengambil foto dengan latar belakang kemegahan struktur Borobudur dari bawah.
  2. Tiket Naik Candi (Rp 150.000): Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman spiritual dan sejarah lebih dekat, tiket ini mengizinkan Anda untuk naik ke atas struktur candi hingga ke bagian stupa.Fasilitas Khusus: Sandal Upanat

Bagi pengunjung yang memilih Tiket Naik Candi, Anda akan mendapatkan fasilitas khusus berupa sandal Upanat. Sandal tradisional ini wajib digunakan saat menapaki batuan candi. Selain sebagai suvenir unik, penggunaan sandal ini bertujuan untuk meminimalisir pengikisan batu candi akibat gesekan alas kaki biasa, sehingga kita turut berkontribusi dalam menjaga keutuhan warisan dunia ini.

Petualangan Seru dengan VW Safari

Setelah puas mengagumi relief dan stupa, petualangan Anda belum berakhir. Anda bisa melanjutkan keseruan dengan berkeliling pedesaan di sekitar area Borobudur menggunakan VW Safari. Mobil klasik dengan atap terbuka ini akan membawa Anda menyusuri jalanan desa yang asri, melihat aktivitas warga lokal, hingga mengunjungi sentra industri rumahan seperti pembuatan madu atau batik.

 

Tips Tambahan:

  • Pastikan memesan tiket jauh-jauh hari secara online karena kuota naik candi sangat terbatas setiap harinya.
  • Gunakan pakaian yang sopan dan nyaman, serta jangan lupa membawa topi atau payung karena cuaca di area candi bisa cukup terik.

Siap untuk berpetualang ke Borobudur? Pastikan kamera Anda siap untuk mengabadikan setiap momen magis di sana!

Trip ke Candi Borobudur
EnjoYogya Trip WA 08170741953

Tiket Masuk Gereja Ayam terbaru 2023

 gereja ayam borobudur

Harga tiket masuk Gereja Ayam ini pasti terjangkau. Kawan kawan hanya perlu membayar tiket masuk Gereja Ayam sebesar Rp25.000 untuk wisatawan domestik dan Rp50.000 untuk turis asing. Fasilitas yang didapat dengan tiket ini adalah pertama kawan-kawan akan mendapat Snack berupa Ketela Goreng yang krispi dan Minuman. Untuk rombongan akan mendapat penjelasan dari Staf Pemandu tentang sejarah dan maksud pembuatan Gereja Ayam ini. Terakhir tentunya kawan-kawan boleh berfoto ria di semua spot tempat keren ini, termasuk berfoto di bagian Mahkota atas Gereja ini!

Jam Kunjung wisata Gereja Ayam Magelang ini sesuai dengan jam operasional yang berlaku yaitu:

08.00-17.00 wib : Senin hingga Jum’at

07.00-17.00 wib : Sabtu & Minggu

Tentunya ada Jam Kunjung Khusus untuk menikmati Matahari terbit dari Mahkota Gereja Ayam ini! Ada Tiket Sunsrise Khusus namun sangat terbatas. Info lebih lanjut tentang jam kunjung Khusus Sunrise di Gereja Ayam ini silahkan hubungi admin enjoyogya.com

Tempat yang pernah viral setelah film AADC 2 disebut sebagai Gereja Ayam karena bentuk fisik gereja ini mirip seekor ayam yang sedang mengerami telur, mulai dari bagian ekor di belakang sampai dengan kepalanya bagian depan. Namun sebenarnya, Bangunan Gereja ini sebenarnya bukan berbentuk ayam, namun tujuan pembangunnanya dimaksudkan menjadi seperti merpati yang bermahkota. Pembuatan Gereja ini bertujuan untuk menjadi lambang perdamaian dan pemersatu bangsa. Pada bagian bawah gereja disediakan ruang-ruang khusus untuk berdoa sesuai keyakinan masing-masing agama yang ada di Indonesia, ada ruang sholat untuk muslim, ruang berdoa untuk umat hindu, budha dan kristen. 

Ayo tunggu apa lagi, agendakan segera liburan mu ke Jogja! Hubungi kami untuk mengantar liburan mu di area Jogja Magelang lebih asyik dan menyenangkan!!

Tiket Khusus Untuk Naik ke Candi Borobudur 2023

tiket naik ke candi borobudur 2023
Tiket Khusus Naik Ke Candi Borobudur

 
Pengunjung Borobudur akhir-akhir ini dibuat pusing oleh kebijakan dari pengelola Candi Borobudur dikarenakan sekarang pengunjung harian dibatasi area kunjungannya. Pengunjung tidak bisa naik ke struktur candi tanpa tiket khusus. Sedangkan tiket khusus ini sangat terbatas jumlahnya. Setiap hari pengurus Taman Wisata Candi hanya memberikan sekitar 1200 kuota tiket untuk naik ke tubuh Candi Borobudur, sedangkan pengunjung harian Candi Borobudur itu mencapai lebih dari 3000 pengunjung baik itu Wisatawan Domestik dan Mancanegara. Saat weekend dan hari libur nasional pengunjung bisa membludak ke angka diatas 5000 orang per hari. Namun, untuk pengunjung Candi Borobudur yang tidak kebagian kuota tiket naik Candi, mereka tetap bisa melakukan kunjungan ke Borobudur tapi hanya diperbolehkan sampai di depan atau sekeliling area candi saja.
Untuk saat ini pihak pengelola Taman Wisata Candi seperti memberlakukan dua macam Tiket Masuk Candi Borobudur, Satu adalah tiket khusus yang sangat terbatas untuk naik ke tubuh candi dan Tiket umum yang dijual tidak terbatas tapi cuma sampai pelataran Candi Borobudur.

Berikut adalah harga tiket masuk yang hanya sampai area pelataran Candi Borobudur 2023:
 
Wisatawan Indonesia (WNI) dan Pemegang KITAS Usia 10 tahun ke atas: Rp 50.000 
Usia 3-10 tahun: Rp 25.000 

Rombongan pelajar atau mahasiswa WNI: Rp 25.000 
(Tarif khusus rombongan ini berlaku minimal 20 orang dengan syarat harus ada surat pengantar dari sekolah atau universitas.) 

Paket Tiket Terusan WNI dan Pemegang KITAS untuk 2 Candi:
Borobudur-Prambanan: Rp 75.000 (usia 10 tahun ke atas) dan Rp 35.000 (usia 3-10 tahun) 
Borobudur-Ratu Boko: Rp 75.000 (usia 10 tahun ke atas) dan Rp 35.000 (usia 3-10 tahun). 

Wisatawan Mancanegara  WNA
Usia 10 tahun ke atas: USD 25
Usia 3-10 tahun: USD 15 

Rombongan pelajar atau mahasiswa Mancanegara (WNA): 
USD 15 (Tarif khusus rombongan tersebut berlaku dengan syarat terdapat kartu pelajar yang valid.) 

Tiket Khusus naik ke Candi Borobudur tentunya lebih mahal dari harga tiket umum diatas. Untuk mendapatkan tiket khusus ini pengunjung harus registrasi terlebih dahulu jauh hari untuk mendapatkan kuota naik ke tubuh candi. Fasilitas khusus juga akan didapat ketika pengunjung candi borobudur mendapatkan kuota naik candi ini pertama yaitu sepasang sandal khusus yang harus dipakai saat naik ke struktur Candi bernama UPANAT. Sandal ini didesain khusus untuk naik candi dengan tujuan  melindungi batu-batu lantai candi saat diinjak oleh pengunjung supaya tidak menimbulkan erosi, dan sandal ini juga otomatis menjadi hak milik yang punya tiket khusus ini, jadi pengunjung akan membawa pulang sandal beserta tas khususnya. Kedua, pengunjung masuk ke tubuh candi bersama rombongan 10 sampai 15 orang yang akan di pandu oleh Guide Resmi Taman Candi Borobudur. Pengunjung akan mendapatkan penjelasan tentang sejarah candi sesuai tema pada hari itu dan diberi waktu satu jam untuk berkeliling sendiri diatas tubuh candi Borobudur.

Nah seperti itu kawan peraturan terbaru untuk berkunjung ke Candi Borobudur. Bagi kawan-kawan yang tidak ingin ribet untuk mendapatkan kuota tiket naik ke tubuh Candi langsung saja kontak kami di enjoyogya.com

Wajah Baru Kota Wonosari Gunung Kidul: Trotoar Kota Alaala "Malioboro" dan Ikon Baru Tugu Tobong Gamping

Bundaran Siyono Tugu Tobong Gamping

Inilah Malioboro Barunya Kota Wonosari Gunung Kidul dan Ikon Baru Kabupaten Gunung Kidul yaitu Tugu Tobong Gamping.  Lokasi Malioboro baru dan Ikon Tugu Tobong Gamping ini berlokasi di kawasan Bundaran Siyono Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul. Area ini di buat sangat mirip sekali dengan area Pedestrian Malioboro.sehingga menjadi punya magnet baru bagi masyarakat Gunung Kidul dan para pelancong. Hampur setiap akhir pekan dari sore hingga malam, masyarakat datang ke area ini untuk sekedar nongkrong dan berfoto kekinian. Mereka tertarik dengan suasana baru di kawasan Bunderan Siyono yang mirip dengan pedestrian atau Trotoar Malioboro di Jogja.

Bundaran Siyono adalah titik awal yang mendapat proyek/program penatan wajah baru kota Wonosari sebagai pintu masuk Kabupaten Gunungkidul. Area Bunderan ini ditata menyerupai pedestrian Malioboro, mulai dari lampu hias berderet yang khas berwarna ijo, tempat duduk umum setiap beberapa meter, dan yang unik adalah adanya bola-bola batu berjajar berbentuk yang sama dengan bola-bola pembatas yang ada di Jalan Malioboro Yogyakarta.

Area bundaran Siyono hingga Alun-Alun Wonosari akan menjadi satu proyek penataan wajah Baru Gunung Kidul. Ini merupakan tahap pertama. Untuk Tahap kedua nantinya akan diteruskan untuk proyek pembanguan trotoar ala Malioboro ini sampai ke Alun-Alun Kota Wonosari.

Salah atau item pekerjaan penataan wajah kota Wonosari yang cukup kontroversial adalah penggantian patung pengendang di Bundaran Siyono yang dirubah menjadi Tugu Tobong Gamping. Tugu ini menjadi Ikon Baru Kabupaten Gunung Kidul yang menggambarkan sebenar-benarnya kehidupan asli Masyarakat Gunung Kidul. Tobong sendiri adalah sebuah tempat pembakaran batu kapur untuk dirubah menjadi Gamping. Secara geologis area Gunung Kidul kaya akan batu kapur yang menjadi bahan baku pembuatan Gamping. Sejak dulu masyarakat Gunung Kidul banyak yang bermatapencaharian sebagai penambang batu kapur. Alasan ini membuat Pemkab Gunung Kidul dibawah kepemimpinan Bupati Sunaryanta mengangkat Tugu Tobong Gamping ini menjadi Ikon Baru Gunung Kidul.


Untuk bantu Plesiran / Tour ke Jogja 
kawan-kawan bisa kontak: 
Sewa Mobil Jogja: https://www.enjoyogya.com/ 
Instagram: @enjoyogya 
Tiktok @enjoyogya 
WA: 08170741953

Pekan Budaya Tionghoa ke 18 tahun 2023, Kampung Ketandan Malioboro Yogyakarta

Pekan budaya tionghoa 2023
Acara Pekan Budaya Tionghoa 2023 adalah sebuah event besar yang ditunggu masyarakat Jogja setelah masa pandemi covid berakhir. Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta atau disingkat sebagai (PBTY), pada tahun ini kembali digelar secara luring atau offline. PBTY ke 18 ini bertema ‘Bangkit Jogjaku, Untuk Indonesia’ akan digelar selama satu minggu penuh, mulai tanggal 30 Januari 2023 sampai hari minggu 5 Februari 2023.
Acara setelah Imlek ini di meriahkan sebanyak 161 tenant yang bersiap menggelar dagangannya setiap hari selama satu minggu, mulai pukul 17.00 – 22.00 WIB. Dan yang pasti acara bertema Kebudayaan Cina ini juga dilengkapi dengan berbagai tenant khas Tionghoa. Ada satu group tenan yang akan menjual makanan dan olahan dari bahan Daging Babi. Namun jangan khawatir untuk masyarakat yang tidak mengkonsumsi daging Babi, Tenan-tenan khusus ini dikelompokan di satu tempat, yaitu di gang Ketandan yang mengarah ke pasar Beringharjo. “Tenant menyajikan macam-macam, berbagai sajian kuliner nusantara dan khas Tionghoa. Ada juga stand bazaar, food bazaar, pernak- pernik Imlek, dan lain-lain,” jelas ketua pelaksana PBTY 2023.

Selain Bazar, selama sepekan akan diadakan acara dan penampilan budaya Tionghoa. Seperti pameran budaya, karya seni dari empat maestro keturunan Tionghoa yang bertempat di Rumah Peranakan Tionghoa Jogja Pameran chinese painting, pameran & penjualan kebaya encim & kutu baru, serta praktek kursus pembuatan Kepala Barongsai. Setiap hari akan ada atraksi liong samsi atau naga barongsai dari perkumpulan liong samsi Yogyakarta dan sekitarnya.

Lebih unik lagi di tampilkan juga Wayang Po Tay Hee yang merupakan pertunjukan wayang khas Tionghoa. ” Wayang Po Tay Hee ditampilkan setiap hari setelah seluruh rangkaian acara pentas seni berakhir,”

Puncak acara Pekan Budaya Tionghoa ini saat akhir pekan nanti, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu. Sabtu Sore, 4 Februari 2023, diselenggarakn karnaval atau kirab budaya yang menampilkan perpaduan seni budaya Tionghoa dan budaya lokal. Pawai Karnaval dimulai dari Taman Parkir Abu Bakar Ali menuju ke Jalan Malioboro sampau ke Area Titik Nol Kilometer. Para pengunjung juga akan melihat kompetisi Jogja Dragon Festival. Perlombaan tarian Naga. Festival ini memperebutkan piala Gubernur DIY.

Jogja Fashion Carnival 2022


Ditampilkan secara meriah di Jalan Malioboro, Jogja Fashion Carnival 2022 menegaskan bahwa ‘tiada hari tanpa event di Yogyakarta’. Setelah pandemi Jogja akan jor-joran mengadakan event event istimewa demi meningkatkan kunjungan wisatawan. Acara ini digelar pada hari Sabtu 15 Oktober 2022, dan sudah menjadi agenda tahunan di Kota Gudeg ini.

Langit gelap menyelimuti area kota dan hujan gerimis jatuh beberapa kali saat Jogja Fashion Carnival berlangsung, namuan tidak menyurutkan antusias warga dan wisatawan yang ingin menyaksikan parade fesyen yang unik. Pengunjung sebenarnya sudah memadati kawasan jalan Malioboro sejak beberapa jam sebelum parade dimulai.Beruntung sekali, hujan cuma turun gerimis dibawah dari langit Jogja yang terlihat mendung hitam.

SEKDA DIY Kadarmanta Baskara Aji dalam sambutan di awal acara mengatakan “Yogyakarta, kini, tiada hari tanpa event. Wisatawan tidak perlu takut tidak ada hal yang bisa ditonton dari DI Yogyakarta. Itulah komitmen kami untuk tidak mengecewakan seluruh pengunjung yang telah datang jauhjauh ke kota ini” Beliau menambahi bahwa event-event yang sudah diprogramkan, selain menjadi hiburan masyarakat, juga menjadi wadah para komunitas seni menyalurkan ide-ide kreatifnya. Karnaval Jogja Fashion Carnival 2022 ini disemarakan oleh 21 kelompok seni dan komunitas yang berasal dari Yogyakarta dan luar kota, ada yang dari Malang dan Solo. Kedepan semoga acara seperti ini mampu untuk mengisi dan memberi motivasi masyarakat umum untuk mengembangkan karnaval fesyen. Harapan lain, dengan adanya karnaval fesyen di Malioboro ini, semoga mampu meningkatkan kunjungan wisata ke DIY secara signifikan, sekaligus mengembangkan sektor ekonomi kreatif yang sedang tumbuh di DIY setelah pandemi kemarin.

Perempuan Berkebaya dan Bersanggul di Malioboro Yogyakarta

Perempuan berkebaya yoyakarta

Perempuan berkebaya dan bersanggul di Malioboro Yogyakarta sedang menjadi perhatian khusus masyarakat Indonesia belakangan ini. Para wanita muda sampai Tua memakai Pakaian Tradisional Kebaya dan Bersanggul memeriahkan acara khusus yang diadakan oleh Hamzah Batik Malioboro. Acara ini adalah rangkaian acara Sabtu Kliwon yang selalu diadakan setiap bulannya. 

Kebaya tidak seperti pakaian-pakaian yang biasa kita kenakan. Ada makna mendalam dan filosofi. Salah satunya, pakaian ini melambangkan kesederhanaan, keanggunan, dan bentuk kepribadian luhur. Pakaian yang membentuk tubuh wanita ini melambangkan agar  wanita yang harus dapat menjaga diri. Sedangkan jarik dan stagen melambangkan lemah lembutnya pergerakan tubuh seorang wanta anggun. 

Penggunaan Pakaian Kebaya juga dapat memberikan nilai filosofi dan keberagaman daerah yang ada di Indonesia. Kebaya dan sanggul adalah warisan leluhur yang penuh makna akan filosofi hidupan masyaraka Jawa. Sudah selayaknya kebaya dilestarikan, dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Model Kebaya akan terus berkembang dan mengikuti tren fashion modern, jadi Kebaya tidak akan pernah menjadi model pakian yang terlihat jadul.

Untuk bantu Plesiran / Tour ke Jogja kawan-kawan bisa kontak:

Sewa Mobil Jogja: https://www.enjoyogya.com/ 

Instagram: @enjoyogya 
Tiktok @enjoyogya 
WA: 08170741953 

Support Xtour Rider via Saweria https://saweria.co/galihjati 

Xtour Rider menerima Review atau Endorse Resto, Cafe, Hotel, Penginapan di Area Jogja dan sekitarnya silahkan kontak saya WA 08170741953

Bule di Bali Marah Saat Bapak Bapak merekam Bagian Tubuhnya di Pantai

Bapak Bapak Rekam Bokong Bule di Bali
Baru saja viral di Media Sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang bapak-bapak mencoba merebut HP dari seorang Wisatawan di sebuah Pantai di Bali. Salah satu alasan karena bapak-bapak tersebut merekam bokong perempuan Warga Negara Asing (WNA) di pantai. Saat mengetahui tindakan perekaman itu bule marah dan merampas handphone sang bapak usai mengetahui aksi perekaman. Memang pantai-pantai di Bali di penuhi dengan wisatawan mancanegara yang sedang berjemur menikmati hangatnya cahaya matahari yang sulit di dapat di negara mereka. Kebanyakan WNA ini saat berjemur menggunakan pakaian Bikini yang cuma menutup bagian kecil dari tubuh mereka. Tentunya orang-orang Indonesia yang seumur hidup tidak pernah melihat turis asing berjemur akan tergerak naluri untuk melihat dan merekam.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menanggapi video viral tersebut. Menurutnya, merekam bule tidak boleh dilakukan karena tergolong privasi.

"Yang begitu-begitu tidak boleh, itu privasi orang," keterangan dari Kepala Dinas Pariwisata Bali, saat dihubungi Jumat (26/8).

Selanjutnya Kadispar Bagus Pemanyun berkoordinasi dengan Jajarannya dan Pemangku Desa Adat untuk mengetahui lokasi terjadinya perekaman video itu. Beliau meminta agar kejadian ini ditindaklanjuti dan melakukan edukasi kepada pengunjung Wisatawan Domestik agar kejadian serupa terulang.

Keterangan tambahan dari Kadispar Bali "Saya mau tanya dulu, lokasi saya tidak tahu. Kalau saya tahu, saya berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata setempat dulu biar dia cek kembali. Kalau itu memang di bawah naungan Desa Adat, kami komunikasi sama Desa Adat,"

Tindakan tegas dari Dinas Pariwisata Bali adalah apabila ada turis asing melakukan tindakan yang tidak sepatutnya maka mereka akan langsung dideportasi. Sebaliknya, apabila warga lokal atau wisatawan domestik yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan aturan maka akan diperingatkan dan dieddukasi agar citra pariwisata Bali tidak buruk dimata Internasional.
"Iya memang hal-hal seperti ini, perlu kita agak strike. Kita sendiri dengan warga asing kalau melakukan perilaku yang kurang bagus, kita deportasi. Jangan lagi kita merusak (citra pariwisata)," jawab Kadispar Bali.

Beliau juga mengimbau kepada masyarakat agar menjaga citra pariwisata Bali, sehingga wisatawan yang datang merasa nyaman dan aman. Apalagi, menurutnya pariwisata di Pulau Dewata baru dibuka 7 Maret 2022 lalu dan baru mulai ramai kunjungan.

"Bali sebagai destinasi saja tidak hanya untuk wisatawan tapi untuk kita sendiri di lingkungan masing-masing agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan kita semua. Bagaimanapun juga, Bali tergantung kepada pariwisata sehingga marilah bersama-sama menjaga, sesuai dengan aturan," ujar Kadispar Bali Tjok Bagus Pemayun.